Minggu, 31 Juli 2016

Surah Cinta Dari Yang Maha Cinta

SURAH CINTA DARI YANG MAHA CINTA





 Selama ini kita telah jauh dari islam itu sendiri kecintaan kepada dunia ini melalaikan segalanya. Mendambakan setiap kenikmatan dunia, kehormatan dari manusia dan kebanggan dalam memiliki segalanya. Namun kita melupakan segala nikmat yang diberikan oleh Allah. Baik nikmat sehat maupun waktu luang.

     Di negeri luar sana banyak ujian yang dihadapi. Jiwa seorang muslim ditempa untuk memiliki mental dan jiwa yang sehat. Betapa mulia dan indahnya islam. Mengajarkan segalanya dalam surah cinta yang maha cinta. Dimana hingga akhir zaman nanti akan banyak jawaban akan kehidupan dan semesta berada didalammnya dan semuaitu akan terungkap dengan ilmu pengetahuan yang ditempa manusia. Mengapa kita terlena dengan segala kenikamtan dan keindahan dunia ini. Hingga tak mampu menjaga jiwa dan amalan yang menyelamatkan kita dari siksa neraka. Setiap harinya betapa banyak ilmu yang ditebar oleh allah kepada kita , dimana sang maha kaya memerintahkan agar kita berfikir dan mempelajari serta mengamalkan setiap kebaikan yang diberikan. Berapa banyak keluhan dan ketidakbersyukuran kita atas rahmat dan nikmat Allah. Cobalah renungkan sesaat akan hal itu. Berikan beberapa saat bagi jiwa yang suci untuk meraskan semuanya dalam keteguhan iman.

  Sungguh dunia sangat luas dimana kita harus bisa memaknainya dengan hati dan jiwa yang damai. Kedamaian itu dapat kita dapat kan dengan menjadi muslim yang kaffah. Melihat segala hal secara menyeluruh dan tidak mudah menaruh prasangka buruk kepada orang lain. Karena memiliki prasangka baik atas segala hal jauh lebih baik dan memberikan kedamaian dalam diri.

    Manusia merupakan makhluk yang di ciptakan dari tanah, buat apa sombong dan angkuh dengan sesama manusia. Karena agama, ras, suku , bangsa, tahta, dan kekayaan bukanlah hal yang membedakan manusia. Manusia itu sama yang membedakannya hanya ketaqwaan kepada Allah. Surah cinta yang maha cinta telah menyatakan hal itu. Dengan demiakan tak pantaslah seorang manusia meremehkan manusia lainnya. Hidup di akhir zaman penuh dengan ujian. Namun kecintaan kekasih Allah telah menyalamatkan manusia- manusia yang mampu menjaga agama islam dengan amalan dan menjalankan segala perintah Allah dan Rasulnya. Bahkan manusia akhir zaman akan lebih dicintai oleh sang kekasih Allah Muhammad SAW. Sungguh betapa besarnya nikmat yang diberikan oleh Allah.

    Sebagai muslimah betapa hinanya kita tidak menjalankan surah cinta dari yang maha cinta dengan menjaga kehormatan kita sebagai seorang muslimah. Saudariku apakah engkau masih berbangga diri untuk menampakkan keelokan dan keindahanmu dihadapan yang bukan mahrammu? Bertanyalah pada hati nurani kita, kita akan menemukan semua itu.

     Saudariku yang selalu berprasangka buruk kepada muslimah yang menjaga kehormatannya dengan pakaian kebangggan dan keindahannya.  Hinaan dan caician yang kalian berikan tidaklah meggetrakan akan kecintaannnya kepada agamanya namun memperkokoh dan memperkuat kedekatan dan jalinnya dengan Allah. Bertanyalah pada hati nurani kalian apakah tidak ada kecemburuan di hatimu. Bahwasanya rasul menyatakan cemburulah pada kedekatan seorang hamba pada penciptanya. Merasa hinalah kalian yang menghina muslimah yang berusaha menjalin cinta dengan allah.

      Mungkin masih banyak keslahan yang tampak dari mereka, namun tidakkkah kalian bisa melihat usahanya untuk menjalin cinta dengan Allah? Banyak ujian yang akan menghadang, banyak pula dukungan yang diberikan. Bertahtalah pada tali agama Allah. Karena setiap hidayah itu tidak ditunggu namun kita harus berusaha untu mencarinya. Bukankah kerja keras dan proses yang sulit akan memperkokoh segalanya?

     Banyak hal di dunia ini yang tidak bisa dijelaskan dengan lisan namun kau bisa merasakannya dengan pikiran, akal sehat serta hati nurani namun yang terpenting keimanan yang kau miliki. Berapa jauh kaki melangkah, berapa lama waktu yang telah kau habiskan, betapa banyak hal yang kau lalaikan serta kau tinggalkan. Tahukah engkau apakah jawaban dari keabadian?

    Disini arti keabadian menjalankan segala sesuatu dengan keimanan, dengan ketakutan kepada yang maha cinta, menjaga al haya yang dimiliki sebagai muslim dan muslimah.  Saudara dan saudariku, ini akhir zaman, zamannnya fitnah meraja lela, segala kehinaan akan hadir pada zaman ini. Tapi mampukah kita menjaga keimanan dan agama yang rahmatan lila almin ini. Akankah al quran selalu hadir dalam lisan kita.

       Tidak ada perang senjata di negeri Indonesia ini jika muslim Indonesia mampu menjaga negerinya sesuai perintah sang pencipta. Al quran telah menjelaskannya. Negeri Indonesia yang kita cintai akan mampu bangkit dan maju serta akan mampu menjadi pusat pengendali dunia. Jika segala sesuatu dijalankan dengan cinta kasih. Berpikir dan menjaga setiap keindahan akan keberagaman yang kita miliki. Dengan islam segalanya bisa dijalankan karena pedoman al quran dan hadist akan slalu memabantu dan menuntun kita dalam kesalamatan. Hanya keyakinan dan niat yang iklaslah harus kita pupuk untuk menjayakan segalanya.

     Kenapa kita tidak bisa sebagai pengendali dunia, padahal kitalah penganut agama islam no 1 di dunia? Apa yang salah dari diri kita?  Yaaa, kesadaran akan beragamalah jawabannya. Karena kita selalu mengaangap bahwa agama itu hanya status di KTP, kita seharusnya bersyukur terlahir dari keluarga islam, namun betapa malunya kita tidak memaknai apa itu islam dan kewajiban kita sebagai muslim dan muslimah.

    Yakinlah  saudara dan saudariku, kita akan bisa meraih kejayaan islam dan membantu saudara- saudara muslim kita yang sedang berjuang. Segalanya telah tertulis dalam al quran, mengapa kita takut? Mengapa kita lemah? Kenapa kekuasaan dan kekayaan membuat kita tunduk pada dunia? Membuat kita takut akan melawan kejahatan yang merajalela. Ini bukanlah perang senjata kawan namun  perang pemikiran. Semua aspek kehidupan muslim akan di grogoti dengan semua tipu daya yang diberikan oleh manusia serakah di muka bumi ini, agar manusia terlena dan tak melakukan apapun demi tanah air ini demi dunia yang fana ini.

       Saat ini kita telah terjerumus dalam  skenario yang alurnya telah diatur sedemikian rupa. Kapan kita akan menyadari semua ini dengan teramat sadar dan mampu bertindak? Tanyakan pada keimanan kita. Apa kabarkah keimananmu hari ini?
 
By: Rada Syintia  


Jumat, 24 Juni 2016

Jangan Pernah Remehkan Bakat Dan Kemampuan Seorang Anak
BY: RADA SYINTIA
Di era modern ini banyak kita melihat anak- anak Indonesia yang tumbuh dengan mental yang tidak sehat. Bagaimana saya mengatakan hal itu karena telah banyak fenomena yang membuktikan mental anak- anak muda penerus bangsa sangat lemah, mudah putus asa dan gampang terpengaruh dengan hal baru. Dimana mereka tidak menfilter informasi apa yang mereka dapatkan. Meniru hal yang salah dan merusak diri bahkan sering kali melakukan kesalahan yang akan menghancurkan masa depan generasi muda saat ini. Hal ini sangat mengkhawatirkan karena generasi penerus bangsa telah terkena virus globalisasi dan kesalahan dalam mengadaptasi hal baru dimulai sejak dini. Ini membuat kita prihatin akan dampak dari ketidaksehatan mental generasi muda.
Dengan hal ini sebuah fakta yang mengisahkan bahwa pola asuh orangtua mempengaruhi tumbuh kembang anak. Baik perkembangan fisik maupun perkembangan psikologis anak. Perkembangan psikologis, hal ini lah yang membentuk perilaku seseorang nantinya akan bermental sehal atau tidak. Mental sehat dimulai dari keluarga dimana keluarga yang mampu menanamkan nilai- nilai yang baik akan melahirkan anak- anak bermental sehat begitu sebaliknya. Dengan demikian kita akan membahas pengaruh pola asuh pada perkembangan mental sehat yang melahirkan generasi hebat nantinya.
Dalam santrock, 2011 mengatakan ada tiga jenis pola asuh yaitu
1.     Pola asuh otoriter diamana pola asuh ini tidak memberikan kebebasan pada anak. Orang tua bertindak otoriter dan mengatur segala sesuatu yang akan dilakukan oleh anak.
2.     Pola asuh permisif dimana orang tua membiarkan anaknya tanpa menghiraukan sedikitpun, memberikan kebebasan tanpa memperhatikannya.
3.     Pola asuh otoritatif dimana pola asuh ini memberikan kebebasan pada anak serta mengontrol apa saja yang dilakukan anak serta memberi arahan pada setiap tingkah laku anak.
Dari jenis pola asuh ini kita dapat menerapkan pola asuh yang mana seharusnya dilakukan. Orangtua yang cerdas akan menerapkan pola asuh yang terbaik untuk masa depan anaknya, tentunya melakukan hal yang baik dengan nilai- nilai yang ada dalam keluarga. Disini saya akan memaparkan sebuah contoh penerapan pola asuh orangtua di Indonesia.
Contoh :
Seorang anak yang bernama Putri, ibunya seorang guru dan ayahnya wiraswasta. Putri dalam hal ini mengalami hal yang selalu menekannya. Putri memiliki sorang adik perempuan yang jaraknya hanya satu tahun. Putri anak yang tidak baik dalam prestasi akademik namun adiknya merupakan anak yang sangat baik dalam prestasi akademik. Dengan demikian ibu putri sangat mengagung- agungkan adiknya. Ibu putri tidak mendukung prestasi putri dibindang non akademik dan ibu memandang itu sebuah hal yang tak berharga dan tidak penting. Semasa SMP putri di antar jemput ke sekolah dan tempat les. Dengan demikian putri tidak memiliki kebebasan dalam bergaul dengan teman temannya. Ibu putri melarang dia untuk berteman kecuali dengan orang- orang pintar dalam akademik. Ibunya hanya menghargai teman- teman yang baik dalam akademis. Dengan pengawasan yang demikian ketika ayah putri bekerja keluar kota putri berubah menjadi anak yang mencoba segala sesuatu tentang hal- hal baru seperti merokok, meminum alkohol dan masuk dalam pergaulan bebas. Karena selama ini putri tidak boleh berteman dan bergaul dengan lingkungannya. Dia hanya boleh bergulat dengan buku. Ibu putri tidak menghargai bakat dan prestasinya dibidang non akademik. Ibunya selalu meremehkan putri karena prestasi akademik putri tidak baik.
Dengan hal demikian putri menjadi anak yang terkekang, sekali lepas Putri bertindak menjadi anak yang nakal dan masuk dalam pergaulan yang salah. Ini merupakan kesalahan dalam penerapan pola asuh yang salah. Karena orangtua terlalu menekan anak dan tidak menghargainya. Orangtua hanya ingin anak ikut dengan kata- katanya. Dan anak tidak pernah diberi kebebasan untuk berkarya. Yang menimbulkan anak- anak yang lemah dalam menjalani kehidupannya. Karena diremehkan dan tidak dihargai.
Ini salah satu potret pola asuh orangtua yang ada di Indonesia. Yang masih memandang anak yang cerdas dan hebat adalah yang berprestasi dibidang akademik. Polemik yang membara dirumah tangga antara ayah dan ibu juga mempengaruhi tumbuh kembang seorang anak. Dengan demikian orangtua harus mengerti dan harus mengetahui bahwa setiap anak memiliki hal yang unik dan berbeda , memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda juga. Dengan demikian orangtua seharusnya memberikan dukungan dan memperbaiki pola pengasuhan terhadap anak. Karena anak yang selalu dikekang akan memunculkan perilaku- perilaku yang buruk dan merusak terhadap dirinya sendiri maupun keluarga itu sendiri.
Ayoo... sekarang kita sudah menegtahui salah satu fakta yang ada disekitar kita, dengan hal itu mari kita hargai setiap kemampuan dan bakat yang dimiliki oleh setiap anak, jangan remehkan namun segala potensi yang dimilikinya harus kita asah untuk menjadi luar biasa . semua itu harus ada prosesnya.


"manusia itu unik, berbeda dan kaya akan segala potensi, namun semua itu akan muncul pada setiap prosesnya. Hargai dan berilah dukungan agar semua itu jadi kebanggaan"  

danke schoon.....
aufwidersehen.............

Rabu, 22 Juni 2016

my life in organization

Pandangan Rada Syintia Terhadap Organisasi 

 
  


Organisasi adalah sebuah wadah dalam mengembangakan diri individu untuk mencapai tujuan bersama dengan berbagai struktur dan desain yang digunakannya. Organisasi ini tercipta dengan adanya manusia- manusia yang ingin memperbaiki diri maupun lingkungannya. Organisasi lahir berdasarkan kebutuhan yang ada dalam mengayomi dan mewadahi seagala aspirasi bersama. Disinilah tempat yang tepat bagi orang- orang yang akan memperbaiki kualitas diri, mengasah kemampuan dalam soft skill, melatih kepemimpinan seseorang, belajar bergotong royong secara bersama.
Saya Rada Syintia memulai mengikuti organisasi semenjak disekolah dasar, mengikuti dokter kecil disekolah bersama teman- teman, marcing band, pramuka dan ditempat mengaji saya juga menjadi ketua kelompok dalam didikan subuh. Banyak hal serta ilmu yang saya dapatkan, mulai tampil di depan umum, mengukir prestasi dan menunjukkan potensi yang dimiliki. Setelah SMP saya mengibarkan segala potensi yang ada. SMP tempat yang mengajarkan saya untuk tidak bergerak dalam satu bidang namun mampu mengusai dan selalu mengasah, melatih potensi yang saya miliki.
Di SMP saya menemukan dan melihat orang- orang yang berbakat namun juga memiliki prestasi yang sangat luar biasa. Dimana saya melihat otang- orang yang sangat bagus dalam akademis , organisasi dan agamanya. Beliau saya jadikan tempat untuk saya bisa menggali potensi yang ada dalam diri saya. Di SMP saya mengikuti OSIS, PIK KRR atau sekarang disebut dengan PIK REMAJA, PRAMUKA, UKS, TARI, FORUM ANNISA dan FORUM ANAK KOTA PAYAKUMBUH. Dalam organisasi yang saya ikuti banyak pengalaman berharga yang didapatkan. Pada saat sekarang ini saya tersadar bahwa masa remaja masa mencari identitas, dan disinilah saya menemukan passion di diri saya. Bahwa saya merasakan hidup dalam organisasi dan itu sangat berharga.
Dalam organisasi kita juga harus berprestasi memiliki akhlak yang mulia, disinilah guru BK saya mengajarkan untuk selalu berbagi dan menuntut ilmu. Memiliki jiwa yang tangguh, menjadi orang yang disiplin serta tidak melupakan kewajiban sebagai muslim. Belajar berbicara didepan umum, dan juga berprestasi dibidang akademik,dan non akademik  itulah yang saya miliki. Namun satu hal yang saya ingat bahwa diri kita hebat namun harus menebarkannya pada setiap orang, itu yang diajarkan oleh guru saya di SMP. Dimana kita harus tahu tempat kita sebagai orang yang beradab dan beradat.
SMA, disinilah masa- masa saya di tempa dengan berbagai karakter manusia, ada yang suka dan tidak suka. Banyak pertanyaan pastinya bagaimana menghadapi orang- orang yang tidak menyukai kita. Karena masa ini masa yang sulit sabagai remaja, kita harus memahami dan mempunyai problem solving yang baik. Pada saat SMA saya mengikuti OSIS, PASKIBRA, PIK REMAJA, JURNALIS ANALISA KOTA PAYAKUMBUH, PELAJAR ISLAM INDONESIA KOTA PAYAKUMBUH, FORUM OSIS KOTA PAYAKUMBUH,  FORUM OSIS SUMATRA BARAT. Bayak organisasi yang saya ikuti dan tujuan dari organisasi itu berbeda tentunya.
Di SMA semua terasa sangat hidup dalam organisasi, dimana kita mampu berkarya dan dilatih untuk mandiri. Itulah bedanya dengan SMP, ini terlalu seru bahkan aku mulai lupa dengan akdemisku. Namun aku selalu mengingat pesan dari ibu Rita Susanti guru bahasa inggrisku di SMA bahwa “ semakin tinggi suatu pohon maka semakin kencang angin yang menerpa”. Didalam pelatihan leadership pun dipesankan bahwa “kita harus menjadi seperti katak yang tuli untuk bisa berhasil dan menggapai segalanya”. Mulai mengerti dan memahami, bahwa dalam organisasi akan banyak kita lalui dengan berbagai masalah namun seberapa mampu kita memecahkan masalah itu. Dengan pikiran dalam bertindak bersama- sama dengan teman satu organisasi maka itu akan mudah dihadapi dengan aksi. Tidak hanya diam namun bertindak dan bereaksi. Dimana dalam sains kita belajar dengan adanya aksi maka akan bereaksi.
Seseorang dalam organisasi akan di tempa dengan berbagai probelamatika yang ada untuk menunjukkan seberapa mampu kita dalam pemecahan masalah. Dalam organisasi yang paling terpenting adalah komunikasi. Permasalah muncul karena miss komunikasi, kurangnya kesadaran individu dalam organisasi dan ketidakkompakan. Itulah hal yang membuat permasalahan. Jadi dalam organisasi kita harus menjaga hubungan baik dengan sesama anggota. Saling berkomunikasi dan terus menjaga kekompakan. Anggap saja orang yang tidak suka kepada kita dia iri dengan kemampuan yang kita miliki. Namun dengan hal ini kita harus selalu intropeksi diri, muhasabah diri, dan terus memperbaiki diri dan bertikdak yang baik. Yakinlah apabila kita telah melakukan yang terbaik bagi diri dan orang sekitar maka hal- hal baiklah yang mendekati kita.
Saya berpesan kepada teman- teman bahwa kita harus memiliki fokus dalam pengembangan diri kita, jangan mengikuti semua tapi memiliki hasil yang “0” besar karena tujuan hanya mencari atau menitipkan nama saja. Tapi fokuslah dan dengan niat yang jelas serta baik ikutilah dan kembangkanlah potensi teman- teman dengan baik. Karena setiap manusia unik , dan memiliki potensi yang berbeda beda , oleh karena itu asahlah potensi teman- teman. Agar menebar manfaat bagi orang banyak.
Didalam JURNALIS ANALISA KOTA PAYAKUMBUH, saya selalu mendengar dari uda Rezi Maswar “jangan pikirkan apa yang kamu dapatkan, namun pikirkanlah apa yang bisa kamu berikan”. Inilah suatu pesan yang selalu membuat diri saya terus bergerak dan menebar manfaat. Pandangan saya terhadap organisasi adalah sebuah kehidupan yang harus mampu menebar manfaat. Baik bagi diri kita maupun orang lain.
Setelah saya kuliah di sebuah Universitas di Sumatera Barat, saya memiliki fokus utama pada diri saya yakni mengubah diri menjadi The Perfect Muslimah lebih tepatnya. Sesuai dengan buku ang saya baca karya Ahmad Rifa’i Rif’an. Saya memiliki tekad dan arah tersendiri. Dengan penglaman organisasi yang saya miliki saya tidak merasa tertinggal dengan mahsiswa- mahasiwa hebat lainnya. Dan dengan semua itu saya harus memilki kehidupan yang terarah tentunya.
Berkarya, berkarya dan terus berkaya.... dimana semasa SMA saya belajar dalam organisasi memasang target dalam menjalani kehidupan. Dimana LIFE PLAN tersebut telah saya gapai satu persatu. Teman- teman harus tahu bahwa sebelum mengikuti organisasi kita harus tahu tujuan apa yang akan kita capai serta alasan apa yang kita miliki untuk mencapainya.
Teruss semangaaaatttt.... jangan mudah menyerah... dan pasanglah target dalam kehidupanmu. Agar langkahmu jelas, terarah dan yang pastinya jangan pernah terlena dengan dunia, karena ini sementara. Genggam dunia di tangan akhirat dihati. Jangan sampai dunia menggelapkan kehidupanmu.Berbenah diri dalam organisasi lebih baik, karena kita banyak belajar karakter yang dimiliki oleh manusia. Manusia dalam organisasi harus berprestasi dunia akhirat.
Semangaaat berjuang adik- adik ku.......
semoga jadi pribadi yang baik dan berkualitas.....
SMP N 2 PAYAKUMBUH dan
Pentagon: Created by :
Rada Syintia
SMA N 3 PAYAKUMBUH